Seberapa Besar Pengaruh Dwell Time Terhadap Operasi Pelabuhan?

11 07 2013

Menindak lanjuti artikel iniini, dan ini, saya ingin mencoba membuat kalkulasi sederhana tentang efek dari dwell time terhadap throughput pelabuhan. Seperti dijabarkan dari artikel ini, throughput dari pelabuhan tergantung dari kunjungan kontainer ke pelabuhan setiap tahunnya (Container visits per year); dan dwell time merupakan salah satu komponen untuk memperkirakan container visits per year ini. Dari perhitungan sederhana ini dan kriteria di dalamnya, bisa kita lihat bahwa peningkatan dwell time dari  4 hari menjadi 9 hari, dapat menurunkan container visits per year sampai dengan 55.6%. Tentunya hal ini sangat merugikan perekonomian Indonesia. Maka tidak heran, untuk mencapai level throughput yang sama dengan kondisi dwell time saat ini, operator pelabuhan terpaksa mencari lahan di sana sini untuk menampung kontainer (ground slots). Tapi seperti yang kita tahu, mencari lahan tak terpakai di jakarta,khususnya di Priok itu sangat susah dan mahal sekali. Jadi, lebih pilih mana sebagai solusinya, menurunkan dwell time atau menambah kapasitas? Tapi, sekali lagi saya tekankan bahwa ini hanya perhitungan sederhana dengan pengetahuan saya yang terbatas, jadi mohon dikoreksi kalau salah.

Dwell time

Sebagai tambahan, definisi dwell time dan pengaruhnya terhadap operasi terminal bisa dilihat di artikel ini





Repost : Peliknya Tanjung Priok

11 07 2013

Banyak yang bilang bahwa Pelindo yang diuntungkan oleh kongesti di pelabuhan karena biaya penyimpanan barang. Saya rasa ini kurang tepat, dan RJ Lino menyampaikannya dengan cukup gamblang di artikel ini. Sejauh yang saya tahu juga, pendapatan utama operator pelabuhan memang dari jasa bongkar muat, jadi semakin tinggi throughput atau kontainer yang datang, operator semakin diuntungkan. Jika terjadi kongesti, dwelling time akan meningkat pesat dan mengakibatkan throughput kontainer menurun dengan signifikan. Jadi, kalau bicara soal kerugian, potential loss yang harus di tanggung oleh operator pelabuhan juga besar. Akhirnya, memang dibutuhkan kerelaan dari setiap stakeholder di pelabuhan untuk melepas ego masing-masing institusi supaya maslah kongesti di pelabuhan ini dapat teratasi.

_______________________________________________________________________________________

Proyek tol akses ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta yang belum selesai pengerjaannya, Jumat (31/5/2013). Pembangunan tol tersebut menyebabkan tersendatnya arus kendaraan. Kemacetan juga berdampak pada penurunan arus keluar masuk truk di Pelabuhan, dari rata-rata sebanyak 320 truk/jam menjadi hanya 280 truk/jam. | KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Proyek tol akses ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta yang belum selesai pengerjaannya, Jumat (31/5/2013). Pembangunan tol tersebut menyebabkan tersendatnya arus kendaraan. Kemacetan juga berdampak pada penurunan arus keluar masuk truk di Pelabuhan, dari rata-rata sebanyak 320 truk/jam menjadi hanya 280 truk/jam. | KOMPAS/HERU SRI KUMORO

KOMPAS.com – Persoalan kemacetan di Pelabuhan Tanjung Priok tidak selesai juga. Pelabuhan terbesar di Indonesia ini berulang kali didera persoalan kemacetan. Tidak hanya kemacetan di jalan raya, tetapi juga kemacetan di pelabuhan.

Sejak pekan lalu, Pelabuhan Tanjung Priok yang menampung 65 persen kegiatan ekspor impor mengalami kemacetan akut. Kali ini kemacetan pada arus peti kemas. Ribuan peti kemas menumpuk, sedangkan ribuan lainnya terus berdatangan. Dampak dari pertumbuhan ekonomi cukup tinggi. Read the rest of this entry »





Ancaman Stagnasi Priok : Customs Clearance 11 Hari

5 07 2013

Ini adalah repost dari tulisan yang dibuat oleh Bastanul Siregar di harian Bisnis Indonesia, 3 Juli 2013. Stagnasi di Priok ini memang sudah dikhawatirkan oleh RJ Lino sejak beberapa tahun yang lalu. Akan tetapi, sulitnya birokrasi antar lembaga menjadi salah satu penghambat dari proses perbaikan pelabuhan ini, baik itu untuk proses ekspansi maupun optimasi kapasitas di pelabuhan. Sebagai contoh, menurut pengakuan humas dari Port of Rotterdam, customs disana sangat berkontribusi terhadap performa pelabuhan secara keseluruhan dengan memberikan jaminan waktu pelayanan yang relatif singkat. Menurut Logistic Performance Index dari World Bank tahun 2012, Indonesia berada di peringkat 59, jauh tertinggal dari Singapore di peringkat 1 dan Malaysia di peringkat 29.  Jika ditilik lebih lanjut, kelemahan utama Indonesia berada di customs dan infrastructure. Saat ini, permasalahan infrastruktur, terutama di pelabuhan, sedang dicoba untuk diatasi. Semoga dalam waktu dekat, performa customs juga dapat ditingkatkan mengingat sebagian besar ini hanya masalah performa internal yang butuh gebrakan dari seorang pemimpin yang visioner. Semoga permasalahan stagnasi Priok ini dapat diselesaikan secepat mungkin.

LPI

_______________________________________________________________________________________

JAKARTA—Waktu tunggu kontainer atau dwelling time jalur merah di Pelabuhan Tanjung Priok pada (customs clearance) tahap pemeriksaan pabean ernyata memakan porsi jauh lebih tinggi dari sebelum (pre-clearance) dan setelah (post-clearance).

Customs

Data yang diperoleh Bisnis mengungkapkan dalam periode Januari-April, dwelling time pada tahap  pre-clearance dan  post-clearance, yang bukan menjadi domain Ditjen Bea dan Cukai (BC), masing-masing hanya menghabiskan waktu 5,3 hari dan 0,9 hari.

Sementara itu, dwelling time pada tahap customs clearance, yang merupakan domain Ditjen BC, memakan waktu 11,3 hari. Apabila dirinci, dari 11,3 hari itu, porsi terbesar berasal dari tahap penjaluran sampai kesiapan barang. Sisanya tahap kesiapan barang sampai SPPB. Read the rest of this entry »





Pelabuhan di Indonesia Sudah Undercapacity?

1 07 2013

Proyek Teluk Lamong Pelabuhan Indonesia III

Apakah pemicu globalisasi? Salah satu pemicu globalisasi adalah penemuan kontainer oleh Malcom McLean pada tahun 1956. Hal ini merevolusi cara mengirimkan barang dari suatu tempat ke tempat lain menjadi jauh lebih efisien. Saat ini, ongkos transportasi laut menjadi begitu murah sehingga mendorong negara-negara maju memindahkan pusat produksinya ke negara-negara berkembang (outsourcing). Dengan globalisasi ini, perekonomian di negara berkembang, terutama Asia, juga meningkat pesat dan tentunya berhubungan langsung dengan perdagangan internasional, transportasi laut. dan penggunaan kontainer.

Penetrasi kontainerisasi komoditas pun meningkat dari tahun ke tahun. Tren perlambatan kontainerisasi yang terjadi saat ini mungkin lebih karena tidak semua komoditas bisa menggunakan kontainer sebagai alat transportasi. Waaupun begitu, angka penetrasi kontainerisasi ini cukup tinggi, sekitar 60 – 70% dari total kargo. Read the rest of this entry »





Container Terminal Capacity

17 05 2013

Guariglia-cityscape-urban-city-architectural (9)

Have you ever wonder what is terminal capacity? Is it the number of containers that can be handled in the berth? Is it the number of containers that can be supported by the yard? or what? The answer is simple, the terminal capacity is the minimum of:

– Berth capacity
– Yard storage capacity
– Yard handling capacity
– Gate capacity
– (Rail capacity)

However, we should remember that the berth capacity should always be the lowest among the others. Why? Read the rest of this entry »





Rule of Thumb for Terminal Capacity

17 05 2013

stacking system(Rule of thumb for yard equipment with certain condition)

rule(Rule of thumb for terminal capacity and infrastructure)





Container Flows Through a Terminal

6 05 2013

sdf








Visi Maritim

Laut adalah Penghubung, bukan Pemisah

daydreamer's diary

Just another WordPress.com weblog

Substansi

Ingin jadi sastrawan dan wartawan, malah nyasar jadi dosen ITB

Manda Riyanto

Pengetahuan adalah kekuatan

mylongjourney's Weblog

Just another WordPress.com weblog written by young energic boy

Renovatio

"The closer you look, the less you will see"

Grow up proper

A raw view on life

What Happened to the Portcullis?

An independent view on developments affecting Customs & Trade in sub-Saharan Africa

faisal basri

wear the robes of fire

maharsi c. anindhito

mari nikmati hidup. enjoy!

Lord Ubay's Blog

Anda yang menilai

bennythegreat.wordpress.com

the past that build the present and design the future

Blog Kemaren Siang

Wajah baru kemaren sore

Luckydc's Blog

It's Not How You Started Things, It's How You Decided To End Them

aa_fuady

catatan yang terserak

OomCakra's Blog

Just another WordPress.com weblog

Menghias Hari, Mengukir Sejarah, Menjaga Masa Depan

Ketika sadar menjadikan kita tersesat, langkah menghabiskan energi kita dan cinta membuat kita terus melangkah. Karena cinta, mengubah jalan berduri, menjadi kekuatan di hati

lequoaila

nothing personal, it's just my mind..

Sony S Wibowo

Just another Sony's weblog