Transformasi Indonesia Port Corporation (IPC) part 2

15 04 2013

22035343-tyttyyu

Pelabuhan Kalibaru atau NewPriok menjadi salah satu proyek yang sedang digarap oleh IPC atau Pelabuhan Indonesia II. Pembangunan ini merupakan proyek strategis bagi pembangunan infrastruktur di Indonesia dan sangat bergengsi bagi IPC. Nucholish M.A. Basyari dari Warta Ekonomi mewawancarai President Director IPC R.J. Lino itu di sela-sela ASEAN Global Leadership Program (AGLP) 2012 di Kampus Cheung Kong Graduate School of Business (CKGSB) di Beijing, Cina, akhir Oktober silam. Lino bersama dua manajer senior IPC mengikuti program pelatihan bisnis dan manajemen bergengsi itu. Berikut petikan wawancaranya.

 

Mengenai pembangunan Pelabuhan Kalibaru, bagaimana rencana pembiayaannya?

Proyek itu saya bagi dua. Yang infrastruktur akan kita biayai sendiri. Investasinya kurang lebih Rp12 triliun atau US$1,2 miliar. Biaya sendiri maksud saya begini: ada bagian yang kita pakai equity dan ada bagian yang kita raise fund dari bank. Strukturnya begini: itu kurang lebih equity kita 22%–25%, kemudian 30% advance payment dari operating companyyang akan jual share-nya 45%. Jadi, mereka begitu terpilih harus bayar masing-masing sekitar US$75 juta. Sehingga, 30% dananya bisa kita biayai dari advance payment operating company. Jadi, yang kita pinjam—bisa dari bank, dari obligasi, dari luar—itu kurang lebih sekitar 45%. Itu yang external financing.  Seizing-nya yang dari equity kan hanya 22% dari US$1,2 miliar atau Rp12 triliun tadi. Jadi, kurang lebih sekitar Rp2,6 triliun. Itu yang akan kita biayai dari equity. Yang lainnya dari project financing.

Untuk alat-alat, itu semua dari operating company. Mereka mesti investasi dari awal.

 

Bagaimana pola kerja sama dengan operating company?

Nanti mereka gabung dengan operating company kita. Mereka 49% share, saya (PT Pelindo II) 51% share. Itu untuk mendapatkan hak mengoperasikan terminal sampai 25 tahun. Mengapa saya buat begitu? Kalau sekarang IPC disuruh mengoperasikan terminal, itu pasti pelayanannya tidak sama dengan yang world class karena kita tidak pernah mengoperasikan seperti itu sebenarnya. Dan, saya tidak mau rakyat dikorbankan. Kalau kita operasikan sendiri, itu jauh lebih untung karena itu captive market. Tetapi kita mengorbankan masyarakat. Tidak boleh.

Jadi, saya katakan, tahap satu kita gabung dengan orang lain. Tetapi nanti tahap dua, kita  bisa investasi dan operasikan sendiri.

Ada sisi lain yang saya juga lihat. Saya (Pelindo II) kan punya kontrak dengan pemerintah 70 tahun ditambah 25 tahun perpanjangan. Saya perlu jaminan bahwa kontrak itu betul-betul dilaksanakan sesuai dengan konsesi itu. Mesti ada yangjagain. Yang jagain ya lima perusahaan asing (operating company) yang besar-besar tadi. Sehingga, tidak mungkin negara mengubah karena bisa diprotes oleh mereka.

Lima perusahaan asing itu akan mengoperasikan tiga operator terminal kontainer dan dua operator terminal BBM. Oleh karena mereka ikut investasi di situ,  kan mereka ingin yakin bahwa konsesi ini tidak diubah-ubah. Kita tahu kan, di negeri kita ini kadang-kadang konsistensi di aturan tidak ada. Karena itu, kita harus jaga,  dan menjaganya dengan cara begitu.

 

Lima operating company itu siapa saja?

Kita masih akan tenderkan secara internasional.

 

Pelabuhan Kalibaru itu targetnya akan seperti apa?

Sama seperti pelabuhan di seluruh dunia dengan world class facility. Pelayanannya akan sama dengan yang di Singapura, Hong Kong, Rotterdam.

Dalam dua tahun ini berturut-turut, salah satu terminal kita (Tanjung Priok) menjadi The Best Container Terminal di Asialho.

 

Kapasitasnya bagaimana?

Tahap I itu 4,5 juta TEUs. Kalau ditambah dengan tahap II, semuanya 13 juta TEUs. Sekarang ini saja sudah 7,5 juta TEUs. Kita men-develop untuk 13 juta TEUs. Cengkareng itu (Bandara Soekarno-Hatta) sudah 52 juta penumpang, yang di-develop hanya untuk 60 juta. Tetapi belum sempat selesai, itu sudah lewat lagi kapasitasnya. Kalau membuat apa-apa itu jangan begitu berpikirnya.

 

PT Pelindo II juga akan membangun jalan tol. Bisa Anda jelaskan?

Jalan itu kan mulanya kami hanya mau bangun yang sekitar 7 km yang Pak Dahlan teken itu kan. Itu tersambung dengan jalan tol Cakung-Cikarang. Tetapi setelah saya lihat, ini jalan tol Cakung-Cikarang sudah ada investornya dari Malaysiaenggak dikerja-kerjain sudah 10 tahun. Nanti kalau saya (jalan yang 7 km itu) jadi, ini (tol Cakung-Cikarang) enggak jadi, bagaimana?

Dua minggu lalu saya jual ide ke Pak Dahlan. Saya bilang, “Pak, bagaimana kalau saya bangun jalan khusus sepanjang 50 km dari Kalibaru itu langsung sampai di Karawang? Tapi jalan itu hanya khusus untuk truk yang ke pelabuhan. Yang bukan ke pelabuhan enggak boleh.”

Sekarang ini, kalau dari Cikarang kirim ke Priok paling satu hari cuma satu rit. Ongkosnya Rp2 juta. Kalau saya bangun jalan khusus begini, bisa 5–6 kali satu hari. Ongkosnya tinggal Rp400.000. Kalau kemudian lewat jalan khusus ini dan casnya Rp200.000, jadi Rp600.000. Masih sepertiganya dari yang Rp2 juta itu. Orang masih mau, kan?

 

Perkembangan proyek jalan khusus ini sejauh mana?

Secara lisan semua sudah setuju. Presiden setuju, Menteri PU (Pekerjaan Umum) sudah setuju. Ini tinggal formalitasnya yang masih kami kerjakan.

 

Kapan proyek jalan tol khusus itu mulai jalan?

Saya harapkan triwulan kedua tahun depan sudah bisa mulai. Menurut saya, persiapan untuk menggarap proyek jalan khusus itu lebih gampang daripada proyek Kalibaru. Karena, Kalibaru itu kan perangnya macam-macam. Banyak orang yang tidak suka Kalibaru dibangun. Negara tetangga juga tidak suka itu dibangun. Karena kalau Priok (Kalibaru) mau dibangun, investor berdatangan ke Indonesia. Mereka juga kan tidak mau. Kita kan, susahnya, 70% ekspor-impor lewat Priok. Jadi, kalau mau investor tidak datang ke Indonesia, tidak usah dibangun Priok. Itu rumit sekali.

 

Maksud Anda?

Kalau nanti Kalibaru (Priok) selesai dibangun, arus ekspor-impor kan makin gampang. Untuk negara tetangga, supaya investor tidak masuk ke Indonesia,  jangan bangun Priok. Banyak cara orang untuk memblokir proyek Kalibaru itu. Macam-macam.


Perkembangan proyek Kalibaru itu sendiri sudah sejauh mana?

Untuk Kalibaru, saya sudah kontrak dengan PT PP (Persero) selaku pemenang tender. Sekarang sedang persiapan-persiapan di lapangan. Mungkin awal Desember sudah mulai. Kalau groundbreaking kan bagaimana Presiden-lah.

 

Ada yang menyebut anggaran sekitar Rp40 triliun. Itu untuk proyek mana?

Yang US$2,5 miliar atau kurang lebih Rp22 triliun itu tahap I, Rp12 triliun di antaranya untuk infrastruktur yang saya katakan tadi. Dan, itu sudah kontrak (dengan PT PP). Tahap II Rp15 triliun.

Nanti begitu saya seleksi yang lima operating company itu, merekalah yang membangun jalan tol yang 7 km itu dan menyediakan peralatan.

Untuk Tahap II, kami akan bangun empat terminal kontainer lagi. Itu mungkin sekitar tahun 2018. Sekarang Tahap I dulu.(BERSAMBUNG)

Sumber: wartaekonomi


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Visi Maritim

Laut adalah Penghubung, bukan Pemisah

daydreamer's diary

Just another WordPress.com weblog

Substansi

Ingin jadi sastrawan dan wartawan, malah nyasar jadi dosen ITB

Manda Riyanto

Pengetahuan adalah kekuatan

mylongjourney's Weblog

Just another WordPress.com weblog written by young energic boy

Renovatio

"The closer you look, the less you will see"

Grow up proper

A raw view on life

What Happened to the Portcullis?

An independent view on developments affecting Customs & Trade in sub-Saharan Africa

faisal basri

wear the robes of fire

maharsi c. anindhito

mari nikmati hidup. enjoy!

Lord Ubay's Blog

Anda yang menilai

bennythegreat.wordpress.com

the past that build the present and design the future

Blog Kemaren Siang

Wajah baru kemaren sore

Luckydc's Blog

It's Not How You Started Things, It's How You Decided To End Them

aa_fuady

catatan yang terserak

OomCakra's Blog

Just another WordPress.com weblog

Menghias Hari, Mengukir Sejarah, Menjaga Masa Depan

Ketika sadar menjadikan kita tersesat, langkah menghabiskan energi kita dan cinta membuat kita terus melangkah. Karena cinta, mengubah jalan berduri, menjadi kekuatan di hati

lequoaila

nothing personal, it's just my mind..

Sony S Wibowo

Just another Sony's weblog

%d bloggers like this: