Persiapan Sebelum Studi ke Belanda

7 01 2013

Kinderdijk-South-Holland-Netherlands

Sekitar bulan Juli 2012, Alahmdulillah saya mendapat Acceptance Letter dari Erasmus University Rotterdam Belanda untuk kuliah pasca sarjana di jurusan Maritime Economics and Logistics. Bulan Juli-Agustus 2012 merupakan bulan yang sibuk bagi saya karena harus mengurus keperluan studi. Berbeda dengan universitas lain yang dipilih oleh teman-teman, Erasmus University ini mengharuskan kita untuk lebih mandiri dalam mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari tempat tinggal, buku, ijin tinggal, visa, dan lain-lain kita semua yang mengurus. Ada baiknya juga karena kita jadi tahu cara untuk mengurus semuanya. Supaya setiap orang yang mau kuliah disana tidak terus-terusan bingung dan sibuk mencari informasi, saya akan mencoba untuk berbagi pengalaman mengenai hal-hal yang harus diurus sebelum berangkat ke Belanda (diluar keuangan dan formulir-formulir yang harus diisi)

1. Pas Foto

Selain digunakan untuk mengajukan visa, pas foto ini akan digunakan pula untuk pembuatan residence permit/verblijfts/semcam KTP Belanda. Buatlah foto ini di tempat yang biasa membuat foto untuk paspor dan visa. Foto tersebut harus berlatar belakan putih dan mengikuti aturan-aturan yang berlaku di daerah tujuan (aturan dikirim bersamaan dengan formulir). Untuk memudahkan dalam mencetak foto, cukup bilang saja untuk membuat pas foto dengan zoom 80%. Fotografer yang berpengalaman dalam hal ini pasti sudah mengerti maksudnya. Hal ini benar-benar menghemat waktu, karena saat itu saya sendiri harus bolak-balik mengirim dokumen ke Belanda karena foto tidak sesuai dengan persyaratan dan tentu saja membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

2. Ijazah dan Transkrip Nilai Versi Bahasa Inggris (Copy di legalisasi)

Ijazah dan trankrip nilai berbahasa Inggris memang diperlukan untuk proses pendaftaran, akan tetapi sebaiknya tetap dibawa ke Belanda (hal ini berlaku untuk semua dokumen penting lainnya). Kalau misalnya ragu untuk membawa ijazah dan transkrip asli yang berbahasa Indonesia (takut hilang/rusak), bawa saja ijazah dan transkrip yang berbahasa Inggris dan telah dilegalisasi.

3. Legalisasi Akta Kelahiran dan Akta (Buku) Pernikahan

Akta kelahiran harus dilegalisasi untuk digunakan saat pendaftaran izin tinggal di City Hall Belanda. Dokumen ini harus dilegalisasi oleh 3 lembaga, yaitu Kementrian Hukum dan HAM, Kementrian Luar Negeri, dan Kedutaan Belanda di Jakarta. Berhubung saya sendiri bekerja dan tidak punya waktu untuk mengurus itu semua, jadi saya menggunakan jasa orang lain untuk mengurus hal ini. Saya mendapatkan nomor kontak biro jasa ini dari kedutaan Belanda saat menanyakan perihal akta kelahiran di loket legalisasi dokumen (biasanya mereka menawarkan opsi biro jasa yang biasa mengurus dokumen kesana).

Biro jasa yang mereka tawarkan cukup terpercaya menurut saya (untuk diserahkan dokumen sepenting akta kelahiran asli). Prosesnya kira-kira memakan waktu 7 hari kerja. Kalau anda tidak mau membawa akta kelahiran asli ke Belanda, biro jasa ini akan menawarkan untuk membuatkan kutipan yang sama sah nya untuk di legalisasi. Selain itu biasanya akta kelahiran asli sudah di laminating dan tidak bisa di cap, jadi mau tidak mau harus membuat kutipan.

Menurut pengalaman pribadi, ada baiknya akta pernikahan juga turut dilegalisasi bersamaan dengan akta pernikahan. Akta nikah ini akan diminta oleh petugas City Hall di Belanda (dalam hal ini Rotterdam) ketika registrasi tempat tinggal. Mungkin ini aturan baru sebab pendahulu saya tidak pernah ada masalah dengan buku nikah.

4. Tempat Tinggal di Belanda

Mencari tempat tinggal di Belanda tidak semudah di Indonesia. Sangat saya sarankan untuk mencari tempat tinggal semenjak di Indonesia sebab jika anda berfikiran untuk mulai mencari ketika baru menginjakkan kaki disini, maka sudah pasti anda akan kerepotan. Akan tetapi anda juga harus berhati hati apabila melihat tawaran yang sangat menggiurkan ( misalnya dengan uang 250€ sudah bisa mendapatkan kamar full furnished di tempat yang strategis). If something is to good to be true, usually it is. So, tetap waspada akan penipuan ya.

Beberapa website housing di Belanda yang bisa dicoba

Tips:

– Ada kalanya anda mempunyai teman di Belanda untuk dimintai tolong mencarikan tempat tinggal. Sebaiknya anda mempertimbangkan betul-betul hal ini, apalagi jika teman anda sibuk, sebab mencari tempat tinggal disini tidak semudah di Indonesia. Seringkali terjadi orang yang meminta bantuan telah menyetujui kamar yang ditawarkan, akan tetapi setelah melihat secara langsung, dia membatalkan niatnya. Hal ini tentu saja akan mempersulit posisi teman anda tersebut. Salah-salah hubungan pertemanan anda bisa terganggu.

– Perlu diingat bahwa biasanya tempat tinggal yang akan disewa memiliki bataw minimal waktu penyewaan, bisa 6 bulan, 1 tahun, dll. Harga sewa per bulan yang ditawarkan pun memiliki ketentuan tertentu.. Sebagai contoh, harga sewa kamar adalah 450 euro per bulan, hal ini berarti di bulan pertama anda harus menyiapkan uang kurang lebih 3 kali lipat dari harga kamar, dengan rincian sebagai berikut: 450 euro untuk bayaran bulan pertama, 450 euro untuk deposit (biasanya sebesar sewa bulanan, dan akan dikembalikan di akhir masa penyewaan), dan 450 euro untuk komisi makelar (besarannya berbeda-beda, tapi untuk jaga-jaga sebaiknya menyediakan uang sebesar sewa kamar per bulan).

– Kalau tempat tinggalnya strategis dan nyaman, saya kira harga 300 sampai 450 per bulan sudah sangat murah, apalagi jika sudah termasuk listrik, gas, air, dan internet.

– Jika anda mengirim email kepada landlord atau makelar, pastikan semua pertanyaan dimuat dalam satu atau dua email saja. Saya kira orang-orang disini tidak terlalu suka berbalas email, apalagi jika setiap jawaban yang dikirim dibalas dengan pertanyaan lanjutan. Saran saya, searching dulu informasi yang bisa didapatkan di internet, setelah itu baru mengirimkan email ke Landlord.

– Jika anda sudah meminta form kontrak, itu berarti anda sudah siap untuk menyewa kamar tersebut. Tidak adanya tindak lanjut dari anda akan membuat Landlord/makelar kecewa dan kemungkinan tidak akan ditanggapi lagi di lain kali. Hal ini tentu saja sangat merugikan anda sendiri, teman, dan institusi. Apalagi jika anda mendapatkan rekomendasi dari teman anda yang merupakan tenant terdahulu di tempat tersebut.

5. Tiket Pesawat + Bagasi

Untuk maskapai penerbangan ke Belanda, saya sarankan untuk menggunakan Garuda. Hal ini karena Garuda memberikan jatah lebih untuk bagasi jika konsumennya adalah pelajar. Jika kita bisa menunjukan kartu pelajar di Belanda atau setidaknya Acceptance Letter dari kampus di Belanda pada saat membeli tiket, maka setiap orang mempunyai jatah bagasi 40 kg. Dengan kondisi seperti ini, anda bisa membawa 2 koper besar sekaligus tanpa takut akan kelebihan bagasi. Jika tidak ada jadwal yang sesuai dari Garuda, Emirates bisa menjadi alternatif, karena selain jatah bagasinya yang cukup besar (30 kg), harga tiketnya juga tidak terlalu mahal jika sudah memesan jauh-jauh hari. Selain itu makanannya pun cukup enak dan halal.

6. Asuransi

Ada baiknya sebelum berangkat mengurus asuransi selama di Belanda apabila hal ini belum diurus oleh pihak kampus. Saya sendiri menggunakan ICS Complete dari AON dengan biaya kurang lebih 456 Euro untuk 1 tahun. Menurut informasi dari teman-teman yang sudah lebih dahulu tinggal disini, biaya dokter disini cukup mahal jadi alangkah baiknya jika kita mempunyai asuransi untuk meng-cover biaya kesehatan.

7. Pakaian Musim Dingin

Tahun ajaran baru biasanya dimulai bulan September-Oktober, pada saat musim gugur. Suhu pada musim gugur ketika saya pertama datang berkisar antara 12-15 derajat celcius. Jadi jaket dari Indonesia mungkin masih memadai (bisa diakali dengan memakai jaket berlapis). Untuk jaket dan sepatu musim dingin, saya sarankan untuk membeli disini saja karena biasanya lebih hangat dari jaket dan sepatu musim dingin yang dijual di Indonesia (pengalaman pribadi). Ada beberapa tempat di Rotterdam dimana kita bisa membeli jaket murah dengan kualitas bagus seperti di daerah Alexander (saya sendiri membeli jaket musim dingin di Primark dengan harga setengah dari harga jaket di Indonesia). Untuk sepatu waterproof pun saya membeli di daerah Alexander ini dengan harga miring.

8. Perlengkapan Dapur

Orang Indonesia kalau belum makan nasi ibarat belum makan. Tapi, jangan repot-repot bawa rice cooker, di Belanda banyak yang jual. Lebih baik, jatah bagasi untuk rice cooker di pakai untuk barang lain seperti bumbu-bumbuan (bumbu instan) atau rendang dari rumah makan yang di bungkus (percaya deh, hampir semua orang disini rindu makanan Indonesia, dan makanan yang di bawa langsung pasti beda rasanya, jadi cocok untuk oleh-oleh perkenalan dengan orang Indonesia lainnya disini). Kalau beruntung, biasanya rice cooker bisa didapatkan gratis dari orang yang sudah mau pulang ke Indonesia. Tapi kalau misalnya ngotot ingin bawa rice cooker dari rumah, beli saja yang ukuran kecil untuk traveling. Dulu sih saya menemukannya di AC*E Hardware, kecil dan ringan.

9. Uang Cash Euro

Sebelum berangkat ada baiknya menukarkan sejumlah uang rupiah dengan euro. Setidaknya cukup untuk hidup satu bulan sebelum menemukan atm dan membuat rekening di bank lokal. Cari money changer yang memberikan rate sesuai dengan kurs saat itu. Saya sendiri menukarkan uang di Bandung di Golden Money Changer di Jalan Dago. Money changer ini tidak menerima transfer lewat kartu atm, jadi sebaiknya bawa uang cash.

Itulah beberapa tips dari saya sebelum berangkat ke Belanda. Apabila nanti ada hal lain yang belum saya masukan, akan saya update kembali tulisan ini,,

Semoga lancar segala sesuatunya ya ^_^


Actions

Information

20 responses

11 06 2013
Divia

Hi, salam kenal.. saya mau numpang tanya.. tadi abis googling tentang asuransi pelajar dan akhirnya ended up ke blog ini.. Kebetulan saya dapet LoA dari univ di Belanda dan pengurusan visa nya diarrange oleh pihak kampus.. Salah satu dokumen yang harus saya kirimkan ke kampus adalah kopi polis asuransi. Masalahnya adalah, saat saya ingin mendaftar ICS AON Complete melalui website, saya harus mencantumkan alamat saya di belanda nanti, yg mana saya belum punya saat ini =( Apakah memang seperti itu ya prosedurnya? Sama satu lagi pertanyaaan, dulu pemrosesan pengajuan asuransi ini berapa lama ya? Terima kasih banyak

11 06 2013
Dadan Wardana

Halo salam kenal juga, terima kasih udah mampir🙂
Selamat atas acceptance letter nya..
Mungkin penjelasan saya berikut ini kurang membantu, tapi mudah-mudahan memberikan sedikit pencerahan. Kasusnya juga sama seperti saya dulu, belum punya alamat rumah di Belanda ketika masih di Indonesia. Jadi kebetulan dulu ada teman saya yang menawarkan tempat tinggal sementara dulu di Belanda sebelum menemukan tempat tinggal. Kata dia, biasanya diberikan waktu toleransi selama 3 bulan untuk register tempat tinggal di city hall, jadi selama sekitar 1 bulan saya masih menumpang. Nah jadi jika ada hal-hal yang berurusan dengan masalah peralamatan, katanya bisa pake alamat rumah dia dulu (kecuali untuk register city hall dan pemeriksaan TBC), termasuk untuk urusan alamat untuk asuransi. Jadi intinya, saya baru mengajukan asuransi ICS AON ketika sudah ada di Belanda, menggunakan alamat dan rekening teman saya tersebut. Jika sudah mendapatkan tempat tinggal, maka tinggal diganti keterangan alamatnya.
Tapi, sekali lagi saya tidak menyarankan hal yang sama. Akan jauh lebih mudah jika anda sudah mendapatkan alamat tempat tinggal di Belanda sebelum anda berangkat.

24 06 2013
Survival Kit Kuliah di Eropa | thestoryofwardana

[…] Postingan lainnya mengenai hal barang-barang lainnya yang harus dibawa […]

16 07 2013
vonny

kalo menurut saya sih ga usah bawa uang cash dulu buat sebulan pertama, karena malah bikin deg2an pegang uang banyak2.. atm lokal di sini bisa ambil uang dr atm berlabel visa atau maestro.. jadi bs ambil uang pakai kartu debit mandiri atau bni atau kartu lainnya yang masuk jaringan visa atau maestro.

16 07 2013
Dadan Wardana

Bisa juga itu von, tergantung preferensi masing-masing🙂

4 09 2013
Eben

Hi Dadan, salam kenal…saya juga baru mendapat loa dr WUR di Belanda dan harus mengurus visa sendiri. Bisa minta nomor contact dan alamat tempat pengurusan visa belajar ke Belanda yang ada di Jakarta atau Medan? Saya sudah mencoba googling dan nemu beberapa nomor consulat tapi tidak ada yang nyambung. thanks in advance..🙂

4 09 2013
Dadan Wardana

Salam kenal juga🙂
Maaf karena saya kurang tahu soal pengurusan visa belajar yang regular soalnya dulu sistemnya kita ngirim formulir yang telah diisi ke kampus dan sepertinya diurus dulu di Belanda sehingga ketika saya datang ke kedutaan itu tinggal mengambil visanya saja.
Dan sepertinya prosedur yang di artikel ini juga seperti itu:
http://www.studyinholland.nl/practical-matters/visa-wizard?country=Indonesia&form.submitted=1

4 07 2014
Lulita

Hi mas Dadan
Formulir visa bisa didapatkan dimana ya? Online atau datang langsung ke kedutaan Belanda?
Maksud pernyataan Anda diatas, untuk pengurusan visa, hanya kirim formulir visa tsb ke Univ dan datang ke kedutaan Belanda untuk tempel visa di paspor, seperti itukah?
Lalu, untuk MEL apakah diharuskan menyelesaikan thesis di semester terakhir?
Tks.

28 01 2014
Izhar

hi salam kenal mau tanya kan di setiap uni ada tuition fee nah itu di cantumkan harga nya it pertahun ya? apa ada biaya per semester dll seperti di indonesia? thank you

17 02 2014
Dadan Wardana

Saya hanya ingin berbagi pengalaman yang saya tahu saja. Dulu pas kuliah sih saya hanya diharuskan untuk membayar tuition fee di awal untuk 1 tahun. Setelah itu tidak ada biaya-biaya tambahan lagi kecuali untuk membeli buku.

5 06 2014
Nila

Halo salam kenal, kebetulan saya sedang ingin mengurus legalisasi akte kelahiran. Maaf boleh minta contact agency yg mas dadan gunakan? Apakah jasa agency sudah termasuk pengurusan ke kemenham dan kemenlu? Kemudian masalah transkrip dan ijazah, kebetulan univ yg saya tuju sama seperti mas dadan. Transkrip dan ijazah cukup bawa yang sudah di legalisir oleh pihak kampus saja kan? Kebetulan ijazah dan transkrip saya sudah 2 bahasa. Maaf hehe pertanyaan saya banyak. Terima kasih banyak sebelumnya.

5 06 2014
Dadan Wardana

Untuk nomor kontak agensi bisa didapatkan dari kedutaan belanda (sepertinya sudah sering bekerja sama) dan sudah termasuk pengurusan ke kemenham dan kemenlu. Untuk nomor saya tidak tahu apakah boleh mempostingnya disini. Dulu saya menggunakan transkrip dan ijazah yang berbahasa inggris asli dari kampus juga.

15 06 2014
Henny

hi mas dadan, mau ikut nimbrung, itu mas ikutan beasiswa atau sendiri? nah biar dapet letter of acceptance harus daftar sendiri kebelanda atau bagaimana? terimakasih

16 06 2014
Dadan Wardana

Halo mba Henny🙂 Kebetulan saya dapat beasiswa dari perusahaan tapi tetap mendaftar sendiri pas ada pembukaannya dan mengisi form yang ada untuk kemudian dikirim kembali setelah syarat-syaratnya terpenuhi (ielts, ijazah, etc)

29 06 2014
Beatrice

Hi Mas Dadan, salam kenal! Saya berencana akan studi ke Belanda dan saat ini sedang mencari tempat tinggal di kota Maastricht, tempat di mana saya akan studi. Saya lihat dari housing web yang ditawarkan Maastricht University, banyak tempat yang ditawarkan di Beligum, dengan jarak sekitar 6km ke Maastricht University atau bersepeda sekitar 20 menit. Harga sewa EUR 300 – 400 per bulan, unfurnished. Apakah tempat dengan deskripsi seperti ini wajar di Belanda?

2 07 2014
Dadan Wardana

Hi, salam kenal juga,, saya kira sih harganya cukup wajar,, tapi kalo di rotterdam, dan beruntung, mungkin 400 eur per bulan bisa dapet kamar furnished + air, listrik gas included (mungkin internet jg :)),,

13 08 2014
dewi

Hi mas dadan salam kenal.
Kebetulan saya berencana untuk menyusul suami ke rotterdam tahun ini. Dan sedang mencari fam housing yg affordable.
Kalau boleh di share atau ada info ttg fam housing di rotterdam kisaran 300-500 euro spt yg mas bilang?
Hehe.. many thanks mas
Oya, utk pengurusan pembuatan resident permit di belanda kira2 berpa bulan ya, sampai saya bisa menyusul ke sana?
Thx again😉

13 08 2014
Dadan Wardana

salam kenal mba,, tolong koreksi saya kalau salah, setau saya kalau bawa keluarga (> 3 bulan / pake resident permit) kamarnya juga harus yang tipe keluarga dan biasanya lebih mahal dari yg kamar single (biasanya tidak diperbolehkan berdua di kamar yg diperuntukkan untuk 1 orang, apalagi kalau bawa anak). Kecuali, kalo misalnya cuma untuk berkunjung 3 bulan, mungkin bisa diatur atur pake kamar untuk yg single hehe,,
Kemarin teman saya nyewa apartment sih mba, jadi agak mahal (>700 euro/bulan),,
kalau untuk resident permit keluarga saya kurang paham karena tidak pernah mengurusnya mba,,

19 02 2015
ririsparamita

Hallo semua salam kenal n numpang nimbrung doonk 😊, Hi mb Dewi salam kenal yaa aku Riris 😊 dan suamiku Insha Allah akan berangkat ke Belanda utk study masternya September ini, mungkin ada info mengenai pengalaman mbk Dewi dalam hal pengurusan keberangkatan mbk utk menyusul suami di Belanda, Insha Allah univ yg dipilih adalah Universiteit Utrecht, karena kebetulan saya juga akan menyusul suami bersama anak saya, kira-kira hal apa saja yang harus diurus termasuk hal surat menyurat dan mungkin juga mengenai deposit money yang harus kita siapkan , mohon info nya ya mbk Dewi n mugkin ada info dari rekan2 yang lain, terima kasih

17 02 2015
Riris

hai mbak Dewi, salam kenal ya, aku Riris, suamiku juga alhamdulillah sdg dalam pengurusan registrasi di Universiteit Utrecht, dan kami ada rencana untuk menyusul nantinya, mungkin mbak bisa share untuk proses pengurusan termasuk hal surat menyurat dan deposit money yang wajib ada bagi kita istri dan aku dengan anak 1 yang mau berangkat nyusul, thx =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Visi Maritim

Laut adalah Penghubung, bukan Pemisah

daydreamer's diary

Just another WordPress.com weblog

Substansi

Ingin jadi sastrawan dan wartawan, malah nyasar jadi dosen ITB

Manda Riyanto

Pengetahuan adalah kekuatan

mylongjourney's Weblog

Just another WordPress.com weblog written by young energic boy

Renovatio

"The closer you look, the less you will see"

Grow up proper

A raw view on life

What Happened to the Portcullis?

An independent view on developments affecting Customs & Trade in sub-Saharan Africa

faisal basri

wear the robes of fire

maharsi c. anindhito

mari nikmati hidup. enjoy!

Lord Ubay's Blog

Anda yang menilai

bennythegreat.wordpress.com

the past that build the present and design the future

Blog Kemaren Siang

Wajah baru kemaren sore

Luckydc's Blog

It's Not How You Started Things, It's How You Decided To End Them

aa_fuady

catatan yang terserak

OomCakra's Blog

Just another WordPress.com weblog

Menghias Hari, Mengukir Sejarah, Menjaga Masa Depan

Ketika sadar menjadikan kita tersesat, langkah menghabiskan energi kita dan cinta membuat kita terus melangkah. Karena cinta, mengubah jalan berduri, menjadi kekuatan di hati

lequoaila

nothing personal, it's just my mind..

Sony S Wibowo

Just another Sony's weblog

%d bloggers like this: