Investasi di Pelabuhan

6 05 2013

loss

Gambar di atas merupakan pemetaan pertumbuhan kontainer di pelabuhan-pelabuhan yang memiliki throughput lebih dari 1 juta TEUS di tahun 2012. Dapat dilihat bahwa cukup banyak pelabuhan yang mengalami “loss” dalam hal pertumbuhan throughput. Salah satu penyebab hal ini berhubungan dengan kebijakan investasi pelabuhan tersebut.

it_photo_115828Bisnis pelabuhan bisa dibilang beresiko bisa juga tidak beresiko sama sekali. Kenapa beresiko? karena bisnis pelabuhan merupakan bisnis yang padat modal. Bisnis ini juga berpatokan pada asas “supply before demand” yang berarti investor harus menanamkan modalnya terlebih dahulu dengan membangun pelabuhan sampai selesai, setelah itu baru customer atau shipping line memutuskan apakah akan menggunakan pelabuhan itu atau tidak dengan mempertimbangkan untung ruginya. Hal yang sebaliknya tidak akan pernah terjadi, misalkan investor baru mau membangun pelabuhan setelah mendapat kepastian bahwa 3 tahun yang akan datang shipping line tersebut akan menggunakan jasa pelabuhannya (pembangunan infrastruktur pelabuhan membutuhkan waktu yang cukup lama). Apabila pelabuhan telah selesai dibangun (menyediakan supply terlebih dahulu), keuntungan dan pay back period nya tergantung throughput yang ditangani nanti oleh pelabuhan tersebut. Semakin sedikit throughputnya, tentunya semakin lama waktu pengembalian modalnya.

941292_501256116590855_1393934640_n

Pelabuhan juga bisa termasuk bisnis yang tidak beresiko sama sekali, karena investasi yang ditanamkan tidak akan kemana-mana selama pelabuhan itu ada disana. Bisnis ini juga bisa dibilang jarang sekali rugi, bahkan ketika krisis 2008 mendera dan para pelaku bisnis maritim merugi, bisnis pelabuhan (operator) masih menghasilkan keuntungan. Hal ini lah yang mendasari para operator kelas dunia seperti APM, PSA, DP World, dan lain-lain berlomba-lomba untuk membuka cabang operasi di seluruh dunia. Akan tetapi tentu mereka tidak sembarang menanamkan investasi di setiap pelabuhan. Kalau tidak salah, mereka baru mau berinvestasi jika pay back period proyek tersebut sekitar 7 tahun dengan Internal Rate of Return sekitar 15%. Hal ini tentu sangat beralasan mengingat waktu konsesi suatu pelabuhan biasanya sekitar 20 tahun atau lebih. Jadi dari tahun ke 8 seterusnya mereka akan terus mendapatkan keuntungan ditambah modal yang sudah kembali.

APM_Terminals_LA

Kembali ke pertanyaan awal, kenapa banyak pelabuhan yang mengalami loss dalam hal pertumbuhan? Menurut Dr.Yvo Saanen, satu satunya resiko pelabuhan adalah kehilangan bisnisnya / marketnya karena telat membaca perkembangan bisnis maritim di dunia. Sebagai contoh, suatu pelabuhan memiliki fasilitas untuk menangani kapal 3000 TEUS, yang terbesar di masanya. Pelabuhan ini berkembang begitu pesat sampai pada suatu saat mengalami perlambatan kemudian cenderung stagnan. Mereka begitu terlena dengan kejayaannya di masa lampau sehingga tidak menyadari bahwa trend kapal sekarang telah berubah jauh dan menjadi semakin besar, bahkan sampai kapasitas belasan ribu TEUS. Pelabuhan ini lupa untuk berinvestasi kembali mengikuti perkembangan yang ada. Perlahan tapi pasti kapal-kapal tersebut berpindah ke pelabuhan lain yang memiliki fasilitas memadai untuk kapal besar. Apabila anda mengikuti perkembangan berita tentang RJ LIno dan perkembangan pelabuhan Tanjung Priok, anda pasti sudah tahu bahwa hal ini lah yang terjadi pada Pelabuhan Tanjung Priok di masa lampau, setidaknya sampai tahun 2008. Terbukti bahwa dengan melakukan investasi yang benar, throughput Pelabuhan Tanjung Priok mengalami “substantial growth 5-15%” dibanding pelabuhan-pelabuhan Eropa yang mengalami “small growth” bahkan “loss”.

ship

hfg


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Visi Maritim

Laut adalah Penghubung, bukan Pemisah

daydreamer's diary

Just another WordPress.com weblog

Substansi

Ingin jadi sastrawan dan wartawan, malah nyasar jadi dosen ITB

Manda Riyanto

Pengetahuan adalah kekuatan

mylongjourney's Weblog

Just another WordPress.com weblog written by young energic boy

Renovatio

"The closer you look, the less you will see"

Grow up proper

A raw view on life

What Happened to the Portcullis?

An independent view on developments affecting Customs & Trade in sub-Saharan Africa

faisal basri

wear the robes of fire

maharsi c. anindhito

mari nikmati hidup. enjoy!

Lord Ubay's Blog

Anda yang menilai

bennythegreat.wordpress.com

the past that build the present and design the future

Blog Kemaren Siang

Wajah baru kemaren sore

Luckydc's Blog

It's Not How You Started Things, It's How You Decided To End Them

aa_fuady

catatan yang terserak

OomCakra's Blog

Just another WordPress.com weblog

Menghias Hari, Mengukir Sejarah, Menjaga Masa Depan

Ketika sadar menjadikan kita tersesat, langkah menghabiskan energi kita dan cinta membuat kita terus melangkah. Karena cinta, mengubah jalan berduri, menjadi kekuatan di hati

lequoaila

nothing personal, it's just my mind..

Sony S Wibowo

Just another Sony's weblog

%d bloggers like this: